Huff.. dapet kabar dari bos bahwa Kereta Parahyangan bakalan dihapus. Wah, sumpe gila dunia Perkeretaapian Indonesia gonjang-ganjing.. #lebay.. Tapi emang itulah yang terjadi di dunia maya.. Ampir semua forum Railfans ngomongin hal itu. Huff, saya sedih juga, transportasi apa lagi coba yang bisa menghubungkan Bandung dan pusat kota Jakarta dengan biaya yang murah dan ngga macet..
Semua orang membahas masalah ini dari sisi emosional. Gimana ngga, Parahyangan sudah melayani masyarakat dari tanggal 31 Juli 1971. Umurnya sudah 39 tahun pada saat pemberhentiannya ntar tanggal 26 April 2010. Kenangannya sudah terlalu banyak jika dihapuskan begitu saja. Saya juga kesal. Transportasi utama saya jika ke Bandung dari Jakarta ya Parahyangan ini. Transportasi yang murah dan tanpa macet dari Pusat Kota Jakarta. Ada beberapa foto yang membuat saya sedih jika sebuah Kereta Legenda tiba2 dihapuskan. Saya dapat fotonya dari sini
Di Semboyan35, bro Jay nanya “Bagaimana kalau kamu jadi Direksi PT.KAI? Apa yang kamu lakukan terhadap Parahyangan yang sudah merugi?”. Gw jadi mikir, apa yup yang seharusnya para direksi lakukan yup?
Menurut saya, kalo saya jadi Direksi, saya masih akan tetap menjalankan Parahyangan pada jam2 tertentu dan pada hari2 tertentu seperti weekend.
Okupansi Parahyangan pada weekday memang rendah, dipertahankan pun tetap merugi, so saya memang akan menghapus jadwal Parahyangan yang memang merugikan. Tapi saya akan tetap menjalankan kereta Parahyangan pada jam pulang kantor dan weekend yang okupansinya tinggi.
Karena transportasi merupakan salah satu kebutuhan utama rakyat
.
Kereta Api Parahyangan merupakan satu2nya transportasi rakyat murah meriah Bandung-Jakarta menuju pusat kota Jakarta tanpa terkena macet.
NB: Bandingkan dengan ArgoGede (K1) yang merupakan transportasi Mahal Meriah, dan Serayu yang merupakan transportasi Sangat Murah Tidak Meriah.
Segmen Pasar Parahyangan adalah pelanggan yang berangkat dari Pusat Kota Jakarta (daerah macet,jadi bukan di pinggiran Jakarta yang dekat dengan pintu tol yang tentu saja merupakan segmen pasar Travel) yang biasanya adalah pelaku bisnis ataupun pegawai kantoran yang sering pulang-pergi Jakarta-Bandung. Jadi, wajar kalo okupansi penuh dicapai saat weekend. Dan itulah ladang emas bagi PT. KAI.
Jalur Ciganea yang amblas memang menjadi masalah bagi PT. KAI saat ini karena jalur Bandung-Jakarta memang ramai, tapi itu bukan alasan untuk tidak memberikan pelayanan transportasi pada masyarakat.
Tetap mengadakan jalur Parahyangan merupakan pelayanan pada masyarakat. Pelayanan yang dimaksud adalah Pelayanan untuk mengadakan transportasi murah meriah pada masyarakat yang tentunya hak setiap masyarakat.
Ups, saya lupa, PT. KAI sekarang merupakan Perseroan yang profit-oriented, bukan customer-oriented. Berarti efisiensi musti dilakukan. Efisiensi pelayanan yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengurangi pelanggan Parahyangan yang tidak membayar tiket. Itu dulu deh saat ini. Kok kayanya susah banget yup.. Apa karena udah ada mafia perkeretaapian yup..
Lagi-lagi kesalahan kok jadinya pindah ke pemerintah yup. Padahal saya tidak bermaksud menyalahkan pemerintah. Pemerintah memberikan bisnis transportasi yang seyogyanya melayani masyarakat pada sebuah Perseroan. Oke ngga masalah diberikan ke Perseroan, namun seyogyanya pengambilan keputusan didasarkan atas kepentingan masyarakat banyak. Atau seandainya PT.KAI masih perusahaan negara, Jadilah perusahaan negara yang efisiensi nya tinggi.
Trus kalo jadi Pemerintah, apa yang seharusnya dilakukan? Hmm, saya pikir, pemerintah membuat jalan tol Cipularang sudah benar.. Bahkan sangat benar. Jalan tol ini dapat membuat jalus bisnis semakin lancar, namun hal ini memang berdampak pada okupansi Kereta Api yang turun. Berarti, kereta api harus dibenahi, efisiensi dan promosi harus ditingkatkan. Saya belum tau caranya gimana.
Tapi saya bukan direksi PT. KAI, bukan pula pegawai PT. KAI, bukan pula pemerintah yang berwenang. Saya hanya pelanggan setia Parahyangan yang sedih karena dihapuskannya Parahyangan
(. Saya menulis ini bukan karena saya ingin melawan pemerintah dan PT. KAI yang tentunya punya kebijakan tersendiri terhadap Parahyangan, tapi saya hanya rakyat biasa yang butuh transportasi murah menuju Pusat Kota Jakarta dari Bandung.
Sekarang semua Railfans bakal menggelar acara Perjalanan terakhir dengan kereta Parahyangan hari Minggu ini.. Well, farewell Parahyangan.. Selamat Jalan.. :’(

[...] Serayu Jakarta-Bandung-Ciamis-Kroya. Loh ngapain nanya2 kereta api, Ekonomi pula? Hmm, setelah Parahyangan dicabut, saya harus cari alternatif transportasi buat ke Bandung. Pengennya sih ke Bandung tiap minggu, [...]
[...] malem saya ngobrol ama temen kos. Setelah ngobrol ke sana ke sini, tibalah topik pembicaraan pada jalur Kereta Parahyangan yang akan dicabut. Saya cerita bahwa saya ingin tiap minggu ke Bandung. Saya pun mengeluh tentang sulitnya [...]